KONSEPSI
ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
Nama :
Daniel Kristian M.
Kelas :
1IB05
NPM :
12414516
A. Pendekatan
Kesusatraan
IBD (Ilmu Budaya Dasar)
sesuai namanya yang dahulu dinamakan Basic Humanities berasal dai bahasa latin
“humanus”yang berarti manusiawi, berbudaya dan halus. Mempelajari itu, maka
kita pun menjadikan kita lebih manusiawi, berbudaya dan halus (homo humanus).
Untuk menjadi homo humanus,
manusia harus mempelajari the humanities. Apa yang dimasukkan dalam the
humanities sebagian besar disesuaikan dengan waktu dan keadaan, mencakup
filsafat, teologi seni dll termasuk cabangnya sejarah, sastra, cerita rakyat
dll.
Bicara mengenai budaya,
salah satu sejarah yang sangat melekat dalam diri manusia hingga saat ini
adalah sastra. Mengapa? Karena kita berkomunikasi lewat bahasa, kita mengetahui
dan memahami maksud seseorang lewat bahasa dan kita berbicara terhadap seluruh
orang pun menggunakan bahasa, sehingga seluruh aktifitas kita pun menggunakan
bahasa dan bahasa merupakan salah satu bagian dari sastra, dimana masih banyak bagian-bagian
lainnya tentang sastra.
B. Ilmu
Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Prosa
Dalam kesusatraan
Indonesia dikenal jenis prosa lama dan prosa baru. Prosa lama meliputi dongeng,
hikayat, epos, sejarah, dsb; sedangkan prosa baru meliputi cerpen, novel,
kisah, biografi, dll.
C. Nilai-nilai
dalam Prosa Fiksi
Setiap karya sastra
(prosa fiksi) selalu mengandung nilai-nilai moral yang ada di setiap ceritanya.
Nilai-nilai itu meliputi sebagai berikut.
1.
Prosa fiksi memberikan
kesenangan.
2.
Prosa fiksi memberikan
informasi.
3.
Prosa fiksi memberikan
warisan kultural.
4.
Prosa memberikan
keseimbangan wawasan.
D. Ilmu
Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Puisi
Puisi termasuk bagian
dari seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian dan kesenian unsur dari
kebudayaan. Kepuitisan, keartistikan, atau keestikaan bahasa puisi disebabkan
oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
1. Figura bahasa
1. Figura bahasa
2. Kata-kata yang
ambigu.
3. Kata-kata yang
berjiwa.
4. Kata-kata yang
konotatif.
5. Pengulangan.
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian
puisi dengan IBD adalah sebagai berikut.
1.
Hubungan puisi dengan
pengalaman manusia.
2.
Puisi dan kesadaran
tiap individu.
3.
Puisi dan kesadaran
sosial.
Soal :
1. Cabang-cabang
yang dicakup the humanities adalah, kecuali.....
a.
Seni*
b.
Sastra
c.
Cerita rakyat
d.
Sejarah
Untuk
soal nomor 2 & 3, perhatikan pernyataan berikut.
1) Epos
2) Novel
3) Cerpen
4) Hikayat
5) Sejarah
6) Kisah
2. Yang
termasuk dalam prosa lama adalah.....
a.
1), 5) dan 6)
b.
1), 4) dan 5)*
c.
2), 3) dan 4)
d.
2), 3) dan 6)
3. Yang
termasuk dalam prosa baru adalah....
a.
1), 5) dan 6)
b.
1), 4) dan 5)
c.
2), 3) dan 4)
d.
2), 3) dan 6)*
4. Di
bawah ini yang bukan termasuk nilai-nilai dalam karya sastra adalah.....
a.
Memberikan informasi
b.
Memberikan kesenangan
c.
Memberikan tambahan
wawasan*
d.
Memberikan warisan
kultural
5. Banyak
sekali sastrawan yang menulis kreativitas puisinya dengan menggunakan, kecuali.....
a.
Kata yang konotatif
b.
Kata yang denotatif*
c.
Kata yang ambigu
d.
Kata yang berjiwa
Daftar
Pustaka :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar