Rabu, 18 Maret 2015

Bab 1 : IBD sebagai Salah Satu MKDU

IBD sebagai Salah Satu MKDU

Nama               : Daniel Kristian M.
Kelas               : 1IB05
NPM               : 12414516

A.    Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup
Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari bahasa Inggris “The Humanities” dengan mempelajari the humanities diharapkan tiap individu akan menjadi manusiawi, berbudaya dan halus.
Ilmu pengetahuan sendiri dikelompokkan menjadi beberapa bagian, yaitu:
1.      Ilmu-ilmu alamiah
Kelompok seperti fisika, biologi, kimia, mekanika, teknik, astronomi, dll termasuk dalam ilmu ini karena sudah ditentukannya hukum/aturan yang berlaku dalam ilmu tersebut.
2.      Ilmu-ilmu sosial
Kelompok seperti sosiologi, ekonomi, politik, dll termasuk dalam ilmu ini karena ilmu ini berdasarkan hasil kajian hubungan antar-manusia itu sendiri.
3.      Pengetahuan budaya
Pengetahuan budaya dipelajari untuk lebih memahami dan mencari arti-arti kenyataan yang bersifat manusiawi.
Penyajian mata kuliah ini tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. IBD merupakan salah satu usaha mengembangkan kepribadian manusia dengan cara meperluas wawasan pemikirannya serta kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya. 2 masalah pokok dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah ini, yaitu:
1.      Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya.
2.      Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beranekaragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
1.      Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka

2.      Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.

3.      Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat

4.      menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.

Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :

1.      Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.      Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :

1. Manusia dan cinta kasih
2. Manusia dan Keindahan
3. Manusia dan Penderitaan
4. Manusia dan Keadilan
5. Manusia dan Pandangan hidup
6. Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7. Manusia dan kegelisahan
8. Manusia dan harapan

Soal :
1.      Berikut ini yang merupakan ilmu-ilmu alamiah, kecuali....
a.       Fisika, kimia, biologi
b.      Mekanika, teknik, astronomi
c.       Fisika, kimia, ekonomi*
d.      Biologi, teknik astronomi
2.      Berikut ini yang merupakan ilmu-ilu soial, kecuali....
a.       Sosiologi
b.      Ekomoni
c.       Fisika*
d.      Politik
3.      Masalah pokok dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD ini sebanyak....
a.       1
b.      2*
c.       3
d.      4
4.      Mata kuliah IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk.....
a.       Mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran
b.      Kemampuan kritikal mahasiswa terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
c.       a dan b salah.
d.      a dan b benar.*
5.      Tema utama dalam IBD adalah....
a.       Bagaimana hubungan manusia dengan alam
b.      Bagaimana hubungan manusia dengan sesama maupun dirinya sendiri.
c.       Bagaimana hubungan dengan sang pencipta
d.      Semuanya benar.*
Daftar Pustaka :
Nugroho, Widyo dan Achmad Muchji. 1996. Ilmu Budaya Dasar; Universitas Gunadarma, Jakarta, 1996.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar