IBD
sebagai Salah Satu MKDU
Nama : Daniel Kristian M.
Kelas :
1IB05
NPM :
12414516
A. Pengertian,
Tujuan dan Ruang Lingkup
Istilah Ilmu Budaya
Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm
yang berasal dari bahasa Inggris “The Humanities” dengan mempelajari the
humanities diharapkan tiap individu akan menjadi manusiawi, berbudaya dan
halus.
Ilmu pengetahuan
sendiri dikelompokkan menjadi beberapa bagian, yaitu:
1.
Ilmu-ilmu alamiah
Kelompok
seperti fisika, biologi, kimia, mekanika, teknik, astronomi, dll termasuk dalam
ilmu ini karena sudah ditentukannya hukum/aturan yang berlaku dalam ilmu
tersebut.
2.
Ilmu-ilmu sosial
Kelompok
seperti sosiologi, ekonomi, politik, dll termasuk dalam ilmu ini karena ilmu
ini berdasarkan hasil kajian hubungan antar-manusia itu sendiri.
3.
Pengetahuan budaya
Pengetahuan
budaya dipelajari untuk lebih memahami dan mencari arti-arti kenyataan yang
bersifat manusiawi.
Penyajian
mata kuliah ini tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan
pengetahuan dasar dan pengertian umum yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan. IBD merupakan salah satu usaha
mengembangkan kepribadian manusia dengan cara meperluas wawasan pemikirannya
serta kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya. 2 masalah pokok dipakai sebagai
bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah ini,
yaitu:
1.
Berbagai aspek
kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya
yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya.
2.
Hakekat manusia yang satu
atau universal, akan tetapi yang beranekaragam perwujudannya dalam kebudayaan
masing-masing zaman dan tempat.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak
lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan
pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak
dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang
termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD
semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa
dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap
nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun
yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD
diharapkan dapat :
1.
Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan
budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang
baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.
Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk
memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta
mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut
kedua hal tersebut.
3.
Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin
bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke
dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
4.
menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar
mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang
sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah
ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk
menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah
:
1.
Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan
ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan
pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian
(disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang)
berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2.
Hakekat manusia yang satu atau universal, akan
tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman
dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1. Manusia
dan cinta kasih
2. Manusia
dan Keindahan
3. Manusia
dan Penderitaan
4. Manusia
dan Keadilan
5. Manusia
dan Pandangan hidup
6. Manusia
dan tanggungjawab serta pengabdian
7. Manusia
dan kegelisahan
8. Manusia
dan harapan
Soal
:
1. Berikut
ini yang merupakan ilmu-ilmu alamiah, kecuali....
a.
Fisika, kimia, biologi
b.
Mekanika, teknik,
astronomi
c.
Fisika, kimia, ekonomi*
d.
Biologi, teknik
astronomi
2. Berikut
ini yang merupakan ilmu-ilu soial, kecuali....
a.
Sosiologi
b.
Ekomoni
c.
Fisika*
d.
Politik
3. Masalah
pokok dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian
mata kuliah IBD ini sebanyak....
a.
1
b.
2*
c.
3
d.
4
4. Mata kuliah IBD tidak
dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang
termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD
semata-mata sebagai salah satu usaha untuk.....
a.
Mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan
cara memperluas wawasan pemikiran
b.
Kemampuan kritikal mahasiswa terhadap
nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun
yang menyangkut dirinya sendiri.
c.
a dan b salah.
d.
a dan b benar.*
5. Tema
utama dalam IBD adalah....
a.
Bagaimana hubungan manusia dengan alam
b.
Bagaimana hubungan
manusia dengan sesama maupun dirinya sendiri.
c.
Bagaimana hubungan dengan sang pencipta
d.
Semuanya benar.*
Daftar
Pustaka :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar